dc.description.abstract |
Penelitian dilaksanakan pada 25 Maret - 2 Juni 2024 di Laboratorium
Unggas dan Aneka Ternak Polbangtan Yogyakarta-Magelang. Rancangan
penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak legkap dengan 5
perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (jagung 100% + tepung
roti 0%), P1 (jagung 90% + tepung roti 10%), P2 (jagung 80% + tepung roti
20%), P3 (jagung 70% + tepung roti 30%), P4 (jagung 60% + tepung roti
40%). Variabel yang diamati yaitu produksi telur, konsumsi pakan, konversi
pakan, bobot telur, indeks telur, tebal kerabang telur, indeks kuning telur,
indeks putih telur, Haugh Unit (HU) dan warna kuning telur. Analisis data
dengan Oneway ANOVA jika berpengaruh nyata (P<0,05) dilanjutkan
dengan analisis Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian
menunjukan bahwa penggunaan tepung roti afkir sebagai pengganti
sebagian jagung sebanyak 0%, 10%, 20%, 30% dan 40% berpengaruh
nyata (P<0,05) terhadap indeks telur, indeks putih telur dan Haugh Unit
(HU), namun berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap produksi telur,
konsumsi pakan, konversi pakan, bobot telur, tebal kerabang telur, indeks
kuning telur dan warna kuning telur. Disimpulkan bahwa tepung roti afkir
dapat digunakan sebagai pengganti jagung dalam pakan ternak puyuh
hingga level 40%. |
en_US |