Abstract:
Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui pengaruh penambahan
bungkil kopra fermentasi (BKF) menggunakan Aspergillus niger pada
kualitas organ dalam dan daging ayam broiler. Penelitian ini menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dalam
setiap perlakuan. Total 80 ayam broiler, ditempatkan dalam 20 petak,
dengan setiap petak terdiri atas 4 ayam. Perlakuan yang diaplikasikan
adalah P0 (0% BKF), P1 (7% BKF), P2 (14% BKF), dan P3 (21% BKF).
Parameter yang diamati meliputi kualitas organ dalam ayam broiler, meliputi
persentase bobot hati, jantung, proventrikulus, ventrikulus, sekum.
Parameter kedua yang diamati adalah kualitas daging, meliputi daya ikat
air, susut masak, keempukan daging, dan pH. Data dianalisis dengan
statistik parametrik menggunakan program SPSS dengan one-way
ANOVA. Uji lanjut dilakukan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT)
jika didapatkan perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian menunjukan
penambahan BKF tidak berpengaruh nyata (P>0,05) pada persentase
bobot hati, jantung, sekum, daya ikat air, susut masak, dan pH, namun
berpengaruh (P<0,05) meningkatkan pada persentase proventrikulus,
ventrikulus, dan keempukan daging. Dapat disimpulkan bahwa
penambahan BKF menggunakan Aspergillus Niger dapat digunakan
sampai level 21% dalam ransum tanpa memberikan efek negatif pada
setiap parameter.